Dua saat berbalas maaf,
Terdetik didada,
Kau si arjuna,
Yang tercipta untukku.
Wajahmu indah di mata,
Tutur halus di telinga,
Susun langkahmu terarah kepadaku.
Munkinkah nanti,
Kita akan bertemu kembali,
Berlanggar bahu sekali lagi,
dan maaf-memaafi.
Mungkinkah nanti,
Kita akan bertemu kembali,
Saling ingin mengenali,
Dan jatuh hati.
Munkinkah nanti,
Kita tidak bertemu lagi,
Pertemuan itu hanya sebentar,
Memutikkan cinta dua saat.
YongZamrud
No comments:
Post a Comment